Artikel Utama:

  • Piagam Intoleransi Madinah

    Perkataan dalam Quran atau kitab lainnya yang ditulis orang Muslim tidak berarti sama bagi orang lain. Untuk memahami apa yang dikatakan orang Muslim, kita harus memahami makna kata-kata itu dari perspekstif mereka. Para penjahat dalam Islam tidak berarti orang yang melakukan hal-hal yang buruk. Anda dapat melakukan semua perbuatan baik, tapi jika anda tidak percaya kepada Muhammad, maka anda adalah penjahat. Di sisi lain, anda dapat menjadi pembunuh massal, perampok dan pemerkosa, tapi jika anda menyembah Allah dan utusan-Nya dan kejahatan-kejahatan anda dilakukan dengan niat untuk menolong Islam, maka anda bukan penjahat.
  • 9 Fakta Kenapa Puasa Ramadhan Hanyalah Akal-Akalan Muhammad Belaka!

    Perintah wajib berpuasa Ashura yang sudah dijalankan Muslim bersama Muhammad sejauh itu bukanlah puasa Islamik yang datang dari pencerahan atau otoritas Allah. Itu hanyalah sebentuk plagiat terbuka untuk merangkul sana (Quraishy) dan sini (Yahudi). Puasa ini sudah terlanjur dipraktekkan secara publik, namun tidak dihargai apalagi dikalangan Yahudi yang sempat dihina terlebih dulu oleh Muhammad dengan berkata, “Kami lebih berhak dengan Musa ketimbang kalian.” Kaum Yahudi yang lebih tahu tentang agamanya justru mengolok-olok semua rekayasa dan bualan Muhammad. Mereka menolak kenabiannya. Menyatakan tidak ada utusan Tuhan yang mengangkat kenabiannya. Mesias yang ditunggu-tunggu juga tidak berciri seperti Muhammad. Ajarannya beda – rohnya beda. Mujizat Muhammad tidak ada, tak bisa diperlihatkannya. Dia dituduh pendusta, karena namanya tidak tertulis dalam Taurat. Kiblat shalatnya plagiat ke Yerusalem dengan ritualnya yang aneh. Dan kini puasanya kok hasil tiruan Hari Id Yahudi secara mendadak… Semua penelanjangan Yahudi ini membuat Muhammad hilang muka dan penuh amarah. Ia tak mampu berdebat dengan bukti-bukti. Maka dalam kehilangan harga diri yang sebegitu mendalam sehingga ia memendam dendam yang kekal terhadap Yahudi. Sebagai respon kemarahannya, arah kiblat shalat pun segera dialihkannya balik ke Ka’bah Mekah. Taurat mulai dituduhnya palsu. Puasa “Ashura” (10 Muharram) yang sempat dianutnya juga harus digantikan. Dan dia mulai menghina dan menjahati Yahudi dengan menyebut mereka sebagai tikus, babi dan monyet. Inilah yang menandai permusuhan yang kekal dari Muslim terhadap Yahudi.
  • Lailatul Qadar Yang Malang: Sebuah ‘Dimensional Error’ Dari Allah, dan ‘Hasil Lupa’ Dari Muhammad

    Mencoba menyerasikan kekusutan ayat-ayat Allah ini, maka pakar Islam (khususnya Ibn Abbas) mengkaidahkan (baca: mendongengkan) adanya dua lokasi yang berbeda untuk menampung turunnya satu Quran yang sama dari Lauhul Mahfudz! Dan Jibril “diharuskan” bekerja repot dua kali dalam urusan untuk kedua lokasi ini. Lokasi pertama disebut-sebut sebagai dunia langit pertama Bayt Al-‘Izzah (periwayatan lain menyebutkannya Baitul Makmur, berada di langit ke-4, atau ke-3), dimana didongengkan terjadi pen-tanzil-an seluruh Quran sekaligus(tanpa cicilan). Dan selanjutnya dari sana (entah berapa lama tertahan disana) barulah diturunkan sekali lagi wahyu cicilan bertahap kepada Muhammad di dunia selama 23 tahun! Ini adalah mitos gila yang membodohi umat tanpa merujukkan satupun bukti atau referensi. Dari mana seorang Ibn Abbas bisa mendapatkan WAHYU GAIB yang lebih besar dari Quran-nya Muhammad?
  • NONSENSE: Kisah Baitullah Mekah Yang Dibangun Nabi Ibrahim (Part-1)

    Daerah ini (Padang Gurun Bersyeba) masih sangat jauh dari tanah Mekah (berjarak lebih dari 1000 mil) yang belum eksis dan dikenal oleh manusia pada masa itu. Sedemikian jauh dan sulitnya Ibrahim masuk ke Mekah (dan terlebih masuk ke akal), sehingga Muslim harus menteorikan kedatangan sebuah binatang ajaib “Buraq” dari Allah, yang dipakai untuk menerbangkan Ibrahim ke “Mekah” entah dimana. Tentu saja teori sempalan ini dihadirkan agar dapat “menjembatani” sebuah kisah kemustahilan yang dikait-kaitkan dengan Allah.
  • Isra Mik'raj - Satu Lagi Bualan Muhammad

    Kita juga tidak akan bertanya, mengapa Muhammad harus berhenti di Yerusalem terlebih dahulu sebelum pergi ke Surga. Apakah ada sebuah pintu gerbang surga di Yerusalem? Masalah yang ingin kita diskusikan adalah bahwa Mesjid Al Aqsa, sebagai “Mesjid Terjauh”, belum eksis pada masa Muhammad hidup.
  • Cara Berdakwah Muhammad dengan Non-Muslim

    Mengapa dakwah Riil yang Muhammad lakukan justru menolak cara-cara yang diperintahkan Allah dalam Surat An Nahl 125? Sebab yang Muhammad lakukan justru memaksakan dan mengancam orang lain untuk menerima Allah Islam dengan tambahan harus pula mengakui dirinya sebagai Nabi Allah! Dan kalau ini ditolak, maka orang-orang yang didakwahi akan menerima hukuman yang mengerikan.
  • 99 Nama Indah Allah (Asmaul Husna): Masalah-Masalah Konseptual

    Allah hanya punya 99 nama berdasarkan tradisi Islam. Tapi faktanya ini adalah pandangan yang salah. Orang Muslim harus menyadari bahwa setidaknya Allah punya 100 nama! Ada sebuah atribut/nama Allah dalam Quran yang secara sengaja tidak dimasukkan sebagai nama-nama indah Allah (sekalipun ini disebutkan sangat explicit dan dikukuhkan lagi oleh ayat-ayat lainnya). Dalam Quran, Allah juga disebut sebagai ‘sosok Penipu Daya’. Bukan hanya itu, Ia juga disebut sebagai “Penipu Daya yang paling licik (Kheir-ul-Makireen).